Tugas SIMK : ALGORITMA USM STAN

Soal :
Buatlah Algoritma dan Flowchart Untuk Proses USM STAN
(Asumsi : Nilai rata-rata ujian minimal 7,5,Khusus untuk ujian bahasa Indonesia minimal 7 Dan jumlah mahasiswa yang diterima maksimal 1000

algoritma:

  • Panitia memasukkan data peserta
  • Sistem kemudian akan membaca data peserta
  • Sistem membaca nilai pendaftar
  • Jika rata – rata nilai ujian adalah <7,5 maka tidak lolos, jika > 7,5 dinyatakan lolos
  • Jika rata – rata nilai Bahasa Indonesia adalah <7,0 maka tidak lolos, jika > 7,0 dinyatakan lolos, selanjutnya peserta akan mengerjakan soal usm, 
  • LJK dikumpulkan Input seluruh jawaban tiap peserta 
  • Sistem mencocokkan jawaban peserta dengan kunci jawaban 
  • Hitung skor total jawaban peserta, skor jawaban benar = 4, salah = -1, kosong = 0
  • sistem akan mensortir nilai tertinggi dari 1-1000
  • 1000 orang dengan nilai tertinggi berhak lolos dan menjadi mahasiswa STAN, selamat!

flowchart USM STAN

Korelasi antara GPRS dengan GSM, CDMA, 1G, 2G, 3G, 3,5G &4G

Hi There!

Ketemu lagi bareng gw di postingan gw yang keempat kali ini. nggak nyangka ya dalam seminggu ini udah ada 4 postingan yang gw hasilkan, entah seharunya gw disebut sebagai blogger yang produktif atau apalah. #gakjelas

Di postingan gw yang keempat kali ini sebenernya kalo boleh jujur, gw agak kaget pas nyari bahan buat bikin tulisan kali ini. kenapa? karena pas gw lagi asik-asiknya nyari bahan buat bikin tulisan ini di google.com (thanks god its google!), keluar banyak banget hasil pencarian yang ternyata eh ternyata, buatannya anak stan semua kebanyakan. wkwkwkwkwkkwkw :)

Gatau juga kenapa mungkin mereka lagi dapet tugas yang sama atau gimana, tapi yang jelas hal itu bikin gw ngakak 5 menit kayak orang gila pas subuh-subuh. kebayang nggak tuh.

Oke langsung aja daripada ngelantur kemana-mana, mending langsung kita bahas aja deh materi kali ini.

GPRS (General Packet Radio Service)

ilustrasi GPRS connection
Singkatnya, GPRS (singkatan bahasa Inggris: General Packet Radio Service, GPRS) adalah suatu teknologi yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan data lebih cepat dibandingkan dengan penggunaan teknologi Circuit Switch Data atau CSD. Penggabungan layanan telepon seluler dengan GPRS (General Packet Radio Service) menghasilkan generasi baru yang disebut 2.5G. Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data) yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), Wireless Application Protocol (WAP), dan World Wide Web (WWW).
 
GPRS merupakan sistem transmisi berbasis paket untuk GSM yang menggunakan prinsip 'tunnelling'. Ia menawarkan laju data yang lebih tinggi. Laju datanya secara kasar sampai 160 kbps dibandingkan dengan 9,6 kbps yang dapat disediakan oleh rangkaian tersakelar GSM. Kanal-kanal radio ganda dapat dialokasikan bagi seorang pengguna dan kanal yang sama dapat pula digunakan dengan berbagi antar pengguna sehingga menjadi sangat efisien. Dari segi biaya, harga mengacu pada volume penggunaan. Penggunanya ditarik biaya dalam kaitannya dengan banyaknya byte yang dikirim atau diterima, tanpa memperdulikan panggilan, dengan demikian dimungkinkan GPRS akan menjadi lebih cenderung dipilih oleh pelanggan untuk mengaksesnya daripada layanan-layanan IP.
GPRS merupakan teknologi baru yang memungkinkan para operator jaringan komunikasi bergerak menawarkan layanan data dengan laju bit yang lebih tinggi dengan tarif rendah ,sehingga membuat layanan data menjadi menarik bagi pasar massal. Para operator jaringan komunikasi bergerak di luar negeri kini melihat GPRS sebagai kunci untuk mengembangkan pasar komunikasi bergerak menjadi pesaing baru di lahan yang pernah menjadi milik jaringan kabel, yakni layanan internet. Kondisi ini dimungkinkan karena ledakan penggunaan internet melalui jaringan kabel (telepon) dapat pula dilakukan melalui jaringan bergerak. Layanan bergerak yang kini sukses di pasar adalah, laporan cuaca, pemesanan makanan, berita olah raga sampai ke berita-berita penting harian. Dari perkembangan tersebut, dapat dirasakan dampaknya pada kemunculan berbeagai provider HP yang bersaing menawarkan tarif GPRS yang semakin terjangkau.
Dalam teorinya GPRS menjanjikan kecepatan mulai dari 56 kbps sampai 115 kbps, sehingga memungkinkan akses internet, pengiriman data multimedia ke komputer, ''notebook'' dan ''handheld computer''. Namun, dalam implementasinya, hal tersebut sangat tergantung faktor-faktor sebagai berikut:
  • Konfigurasi dan alokasi time slot pada level BTS
  • Software yang dipergunakan
  • Dukungan fitur dan aplikasi ponsel yang digunakan
Ini menjelaskan mengapa pada saat-saat tertentu dan di lokasi tertentu akses GPRS terasa lambat, bahkan lebih lambat dari akses CSD yang memiliki kecepatan 9,6 kbps. Biasanya sih kebanyakan handphone-handphone awal tahun 2000an yang udah bisa internetan (walaupun terbatas) menggunakan akses gprs. ya walau dirasa lambat, namun cukup mumpuni lah untuk ukuran tahun 2000an.


GSM (Global System for Mobile Communication)

Kalian pasti sering denger dong istilah GSM, biasanya sih daslam konteks waktu mau milih provider telepon selular gitu. Orang awam cuma ngerti bedanya GMS sama CDMA. nah disini akan dijelaskan lebih lanjut tentang GSM.
 
Global System for Mobile Communication disingkat GSM adalah sebuah teknologi komunikasi selular yang bersifat digital. GSM muncul pada pertengahan 1991 dan akhirnya dijadikan standar telekomunikasi selular untuk seluruh Eropa oleh ETSI (European Telecomunication Standard Institute).

salah satu handphone gsm awal 2000an yang booming
Pengoperasian GSM secara komersil baru dapat dimulai pada awal kuartal terakhir 1992 karena GSM merupakan teknologi yang kompleks dan butuh pengkajian yang mendalam untuk bisa dijadikan standar.

Teknologi GSM banyak diterapkan pada komunikasi bergerak, khususnya telepon genggam. Teknologi ini memanfaatkan gelombang mikro dan pengiriman sinyal yang dibagi berdasarkan waktu,sehingga sinyal informasi yang dikirim akan sampai pada tujuan. GSM dijadikan standar global untuk komunikasi selular sekaligus sebagai teknologi selular yang paling banyak digunakan orang di seluruh dunia. 

Teknologi GSM menggunakan sistem Time Division Multiple Access (TDMA) yang membagi frekuensi radio berdasarkan satuan waktu. Teknologi ini memungkinkan untuk melayani beberapa panggilan secara sekaligus melakukan pengulangan-pengulangan dalam irisan waktu tertentu yang terdapat dalam satu channel radio, dengan alokasi kurang lebih delapan di dalam satu channel frekuensi sebesar 200 kHz per satuan waktu. Kelebihan dari GSM ini adalah interface yang tinggi bagi para provider dan penggunanya. contoh provider GSM di indonesia tuh seperti telkomsel, indosat, three, XL Axiata, dll.

Secara umum, network element dalam arsitektur jaringan GSM dapat dibagi menjadi :

a. Mobile Station (MS)

Mobile Station atau MS merupakan perangkat yang digunakan oleh pelanggan untuk melakukan pembicaraan. Terdiri atas :
  • Mobile Equipment (ME) atau handset : Perangkat GSM yang berada di sisi pengguna atau pelanggan yang berfungsi sebagai terminal transceiver (pengirim danpenerima sinyal) untuk berkomunikasi dengan perangkat GSM lainnya.
  • Subscriber Identity Module (SIM) atau SIM Card : Kartu yang berisi seluruh informasi pelanggan dan beberapa informasi pelayanan. ME tidak akan dapat digunakan tanpa SIM didalamnya, kecuali untuk panggilan darurat. Data yang disimpan dalam SIM secara umum, adalah: - IMMSI (International Mobile Subscriber Identity), merupakan penomoran pelanggan.
  • MSISDN (Mobile Subscriber ISDN) : Nomor yang merupakan nomor panggil pelanggan.
b. Base Station Sub-system (BSS)

Base Station System atau BSS, terdiri atas :

GSM BTS tranceiver station
  • BTS Base Transceiver Station : Perangkat GSM yang berhubungan langsung dengan MS dan berfungsi sebagai pengirim dan penerima sinyal.
  • BSC Base Station Controller : Perangkat yang mengontrol kerja BTS-BTS yang beradadi bawahnya dan sebagai penghubung BTS dan MSC
c. Network Sub-system (NSS)

Network Sub System atau NSS, terdiri atas :
  • Mobile Switching Center atau MSC : Sebuah network element central dalam sebuah jaringan GSM. MSC sebagai inti dari jaringan seluler, dimana MSC berperan untuk interkoneksi hubungan pembicaraan, baik antar selular maupun dengan jaringan kabel PSTN, ataupun dengan jaringan data.
  • Home Location Register atau HLR : Berfungsi sebagai sebuah database untuk menyimpan semua data dan informasi mengenai pelanggan agar tersimpan secara permanen.
  • Visitor Location Register atau VLR : Berfungsi untuk menyimpan data dan informasi pelanggan.
  • Authentication Center atau AuC : Diperlukan untuk menyimpan semua data yang dibutuhkan untuk memeriksa keabsahaan pelanggan. Sehingga pembicaraan pelanggan yang tidak sah dapat dihindarkan.
  • Equipment Identity Registration atau EIR : Memuat data-data pelanggan.
d. Operation and Support System (OSS)

Operation and Support System atau OSS, merupakan sub sistem jaringan GSM yang berfungsi sebagai pusat pengendalian, diantaranya fault management, configuration management, performance management, dan inventory management.

Secara bersama-sama, keseluruhan network element di atas akan membentuk sebuah PLMN (Public Land Mobile Network).


Keunggulan GSM sebagai Teknologi Generasi Kedua (2G)

GSM, sebagai sistem telekomunikasi selular digital memiliki keunggulan yang jauh lebih banyak dibanding sistem analog, di antaranya:
  • Kapasitas sistem lebih besar, karena menggunakan teknologi digital di mana penggunaan sebuah kanal tidak hanya diperuntukkan bagi satu pengguna saja sehingga saat pengguna tidak mengirimkan informasi, kanal dapat digunakan oleh pengguna lain.
  • Sifatnya yang sebagai standar internasional memungkinkan roaming mancanegara
  • Dengan teknologi digital, tidak hanya mengantarkan suara, tapi memungkinkan servis lain seperti teks, gambar, dan video.
  • Keamanan sistem yang lebih baik
  • Kualitas suara lebih jernih dan peka.
  • Mobile (dapat dibawa ke mana-mana)
Bagaimanapun, keunggulan GSM yang beragam pantas saja membuatnya menjadi sistem telekomunikasi selular terbesar penggunanya di seluruh dunia.

CDMA (Code division multiple access)
gsm atau cdma?

Nah ini dia, seperti yang saya bilang tadi diatas, ngomongin GSM pasti nggak akan pernah lepas dari CDMA deh. Ibarat kakak-adek gitu, hahahahaha.....

Singkatnya, CDMA itu merupakan suatu format transmisi radio yang digunakan di Amerika Utara, khususnya untuk komunikasi jaringan tanpa kabel atau melalui telepon selular yang melalui bandwidth PCS (Personal Communication System). QUALCOMM adalah perusahaan pertama yang menerapkan metode ini.

Metoda CDMA ini membentuk beberapa channel secara logic melalui satu jalur komunikasi melalui pengkodean Walsh, yang merupakan sebuah pembangkit kode secara acak untuk transmisi suara. Pada pemrosesan kode Walsh ini, 64 channel yang berbeda secara logic ini, dapat disatukan dalam satu bandwith, yaitu dengan lebar 1,25 MHz. Di Indonesia, teknologi ini diramaikan oleh TelkomFlexi dari PT Telkom, selain juga melalui provider lain seperti Esia dari PT Bakrie Telecom, Mobile-8 dari PT Mobile-8 Telecom, smartfren, dll.

CDMA adalah sebuah bentuk pemultipleksan (bukan sebuah skema pemodulasian) dan sebuah metode akses secara bersama yang membagi kanal tidak berdasarkan waktu (seperti pada TDMA) atau frekuensi (seperti pada FDMA), namun dengan cara mengkodekan data dengan sebuah kode khusus yang diasosiasikan dengan tiap kanal yang ada dan menggunakan sifat-sifat interferensi konstruktif dari kode-kode khusus itu untuk melakukan pemultipleksan. Dalam perkembangan teknologi telekomunikasi telepon selular terutama yang berkaitan dengan generasi ke-tiga (3G), CDMA menjadi teknologi pilihan masa depan. CDMA juga mengacu pada sistem telepon seluler digital yang menggunakan skema akses secara bersama ini,seperti yang diprakarsai oleh Qualcomm.
CDMA adalah sebuah teknologi militer yang digunakan pertama kali pada Perang Dunia II oleh sekutu Inggris untuk menggagalkan usaha Jerman mengganggu transmisi mereka.Sekutu memutuskan untuk mentransmisikan tidak hanya pada satu frekuensi, namun pada beberapa frekuensi, menyulitkan Jerman untuk menangkap sinyal yang lengkap.

Keuntungan CDMA

Teknologi CDMA sendiri memiliki berbagai keuntungan jika diaplikasikan dalam sistem seluler. Keuntungan-keuntungan tersebut antara lain :
  • Hanya membutuhkan satu frekuensi yang dibutuhkan untuk beberapa sektor/cell tidak membutuhkan equalizer untuk mengatasi gangguan spektrum sinyal.
  • Dapat bergabung dengan metode akses lainnya, tidak membutuhkan penghitung waktu (guard time)
  • Untuk melihat rentang waktu dan penjaga pita (guard band)
  • Untuk menjaga intervensi antar kanal tidak membutuhkan alokasi dan pengelolaan frekuensi memiliki kapasitas yang halus untuk membatasi para pengguna akses memiliki proteksi dari proses penyadapan
Fitur
  • Sinyal pesan pita sempit ( narrowband) akan digandakan dengan penyebaran sinyal pita lebar (wideband) atau pseudonoise code
  • Setiap user mempunyai pseudonoise (PN) code sendiri sendiri.
  • Soft capacity limit: performance sistem akan berubah untuk semua pengguna begitu nomor -pengguna meningkat.
  • Near-far problem (masalah dekat-jauh)
  • Interference terbatas:kontrol daya sangat diperlukan lebar bandwidth menimbulkan keanekaragaman, sehingga menggunakan rake receiver. Akan membutuhkan semua komputer yang pernah dibuat oleh manusia diatas bumi untuk memecahkan kode dari satu setengah percakapan dalam sistem CDMA.


Perbedaan 1G, 2G, 2.5G, 3G, 3.5G & 4G serta Kaitannya dengan Teknologi GPRS


Perjalanan Generasi   

Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai hal utama di atas, terlebih dahulu mari kita lihat bagaimana perjalanan generasi dari teknologi yang akan di bahas berikut :

1. 1G    - Original analog cellular for voice (AMPS, NMT, TACS) 14.4 kbps
2. 2G    - Digital narrowband circuit data (TDMA, CDMA) 9-14.4 kbps
3. 2.5G - Packet data onto a 2G network (GPRS, EDGE) 20-40 kpbs
4. 3G    - Digital broadband packet data (CDMA, EV-DO, UMTS, EDGE) 500-700 kbps
5. 3.5G - Replacement for EDGE is HSPA 1-3 mbps and HSDPA up to 7.2Mbps
6. 4G    - Digital broadband packet data all IP (Wi-Fi, WIMAX, LTE) 3-5 mbps
7. 5G    - Gigabit per second in a few years (?) 1+ gbps

Kemunculan GPRS didahului dengan penemuan telepon genggam generasi 1G dan 2G yang kemudian mencetuskan ide akan penemuan GPRS. Penemuan GPRS terus berkembang hingga kemunculan generasi 3G, 3,5G, dan 4G. Perkembangan teknologi komunikasi ini disebabkan oleh keinginan untuk selalu memperbaiki kinerja, kemampuan dan efisiensi dari teknologi generasi sebelumnya. 

Generasi Pertama (1G) 

Pada Generasi Pertama, hampir seluruh sistem pada generasi ini merupakan sistem analog dengan kecepatan rendah (low-speed) dan suara sebagai objek utama. Contoh NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System).

Generasi Kedua (2G)  
Generasi kedua ini dijadikan standar komersial dengan format digital, kecepatan rendah - menengah. Contoh GSM dan CDMA 2000 1xRTT. GSM dan CDMA mewakili generasi kedua. Generasi kedua memiliki fitur CSD sehingga transfer data lebih cepat sekitar 14.4 Kbps. Kita juga dapat mengirimkan pesan teks. Akan tetapi fitur CSD ini sangat mahal karena menggunakan dial-up yang dihitung per menit.
Generasi ke-2.5 (2.5G)   

Generasi kedua ini berciri digital, kecepatan menengah (hingga 150 Kbps). Teknologi yang termasuk kategori 2.5G adalah layanan berbasis data seperti GPRS dan EDGE pada domain GSM dan PDN (Packet Data Network) pada domain CDMA.

Generasi Ketiga (3G)


salah satu ponsel 3G yang booming di Indonesia
Generasi ketiga : Digital, mampu mentransfer data dengan kecepatan tinggi (high-speed) dan aplikasi multimedia, untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO. Antara tahun 2001 sampai 2003, EVDO Rev 0 pada CDMA2000 dan UMTS pada GSM pertama yang merupakan cikal bakal generasi ke tiga (3G) diperkenalkan. 

Tapi ini bukan berarti GPRS telah mati. Justru saat itu muncul EDGE – Enhanced Data - rates for GSM Evolution – ini diharapkan akan menjadi pengganti GPRS yang baik, karena tidak perlu mengupgrade hardware secara ekstrem dan tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya. dengan EDGE anda sudah dapat merasakan kecepatan dua kali lebih cepat daripada GPRS akan tetapi tetap saja masih kurang cepat dari 3G.

Melalui 3G, pengguna telepon selular dapat memiliki akses cepat ke internet dengan bandwidth sampai 384 kilobit setiap detik ketika alat tersebut berada pada kondisi diam atau bergerak secepat pejalan kaki. Akses yang cepat ini merupakan andalan dari 3G yang tentunya mampu memberikan fasilitas yang beragam pada pengguna seperti menonton video secara langsung dari internet atau berbicara dengan orang lain menggunakan video. 3G mengalahkan semua pendahulunya,baik GSM maupun GPRS. Beberapa perusahaan seluler dunia akan menjadikan 3G sebagai standar baru jaringan nirkabel yang beredar di pasaran ataupun negara berkembang.
 
Generasi Ke-3.5 (3.5G)


handphone berteknologi HSDPA (yang saya pakai, hehe)
HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) merupakan perkembangan akses data selanjutnya dari 3G. HSDPA sering disebut dengan generasi 3.5 (3.5G) karena HSDPA masih berjalan pada platform 3G. Secara teori kecepatan akses data HSDPA sama seperti 480kbps, tapi pastinya HSDPA lebih cepat lah. Kalau gak lebih cepat apa gunanya menciptakan HSDPA. Semakin baru tekonologi pastinya semakin bagus.



Generasi Keempat (4G)

4G adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris: fourth-generation technology. Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah "3G and beyond". Sebelum 4G, High-Speed Downlink Packet Access (HSDPA) yang kadangkala disebut sebagai teknologi 3,5G telah dikembangkan oleh WCDMA sama seperti EV-DO mengembangkan CDMA2000. 

HSDPA adalah sebuah protokol telepon genggam yang memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS) yang akan dapat memberikan kapasitas data yang lebih besar (sampai 14,4 Mbit/detik arah turun). selain itu ini adalah salahsatu solusi yang paling efektif untuk jaringan internet dipedasaan karena lebih baik menanam 1 menara 4G untuk ber mil-mil jauhnya, daripada dengan menyelimuti sawah-sawah dengan kabel fiber optik.

Tentang WiFi dan perbedaannya dengan Bluetooth

Hi There!

Ketemu lagi bareng gw di postingan ketiga kali ini. Sekarang gw bakalan jelasin tentang apa itu WiFi yang sering kalian lihat logonya mungkin di kafe-kafe, restoran, mall, bandara, sekolah, atau mungkin dirumah kalian juga pasang wifi. (#orangkaya)

Wi-Fi (baca: wai-fai), Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, yang memiliki pengertian yaitu komplotan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.11 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya


logo WiFi yang sering nongol di kafe-kafe
Wi-Fi (Wireless Fidelity) adalah koneksi tanpa kabel seperti handphone dengan  mempergunakan teknologi radio sehingga pemakainya dapat mentransfer data dengan cepat dan aman. Wi-Fi tidak hanya dapat digunakan untuk mengakses internet, Wi-Fi juga dapat digunakan untuk membuat jaringan tanpa kabel di perusahaan. Karena itu banyak orang mengasosiasikan Wi-Fi dengan “Kebebasan” karena teknologi Wi-Fi memberikan kebebasan kepada pemakainya untuk mengakses internet atau mentransfer data dari ruang meeting, kamar hotel, kampus, dan café-café yang bertanda “Wi-Fi Hot Spot”. Juga salah satu kelebihan dari Wi-Fi adalah kepraktisan,tidak perlu repot memasang kabel network. Untuk masalah kecepatan tergantung sinyal yang diperoleh.

Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk pengunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat. Wi-Fi hanya dapat di akses dengan peralatan Wi-Fi certified Radio seperti komputer, laptop, PDA atau Cellphone. Untuk Laptop versi terbaru keluaran tahun 2007, sudah terdapat wifi on board. Bila belum tersedia pemakai dapat menginstall Wi-Fi PC Cards yang berbentuk kartu di PCMCIA Slot yang terdapat  di laptop atau Wifi USB. Untuk PDA, pemakai dapat menginstall Compact Flash format Wi-Fi radio di slot yang telah tersedia. Bagi pengguna yang komputer atau PDA – nya menggunakan Windows XP, hanya dengan memasangkan kartu ke slot yang tersedia, Windows XP akan dengan sendirinya mendeteksi area disekitar Anda dan mencari jaringan Wi-Fi yang terdekat dengan Anda. Amatlah mudah menemukan tanda apakah  peranti tersebut memiliki fasilitas Wi-Fi, yaitu dengan mencermati logo Wi-Fi CERTIFIED pada kemasannya. Meskipun Wi-Fi hanya dapat diakses ditempat yang bertandakan “Wi-Fi Hotspot”, jumlah tempat-tempat umum yang  menawarkan “Wi Fi Hotspot” meningkat secara drastis. Hal ini disebabkan karena  dengan dijadikannya tempat mereka sebagai “Wi-Fi Hotspot” berarti pelanggan mereka dapat mengakses internet yang artinya memberikan nilai tambah bagi para pelanggan. 

Layanan Wi-Fi yang ditawarkan oleh masing-masing “Hots Spot” pun beragam, ada yang menawarkan akses secara gratis seperti halnya di executive lounge Bandara, ada yang mengharuskan pemakainya untuk menjadi pelanggan salah satu ISP yang menawarkan fasilitas Wi-Fi dan ada juga yang menawarkan kartu pra-bayar. Apapun pilihan Anda untuk cara mengakses Wi-Fi, yang terpenting adalah dengan adanya Wi-Fi, Anda dapat bekerja dimana saja dan kapan saja hingga Anda tidak perlu harus selalu terkurung di ruang kerja Anda untuk menyelesaikan setiap pekerjaan.

Perbedaan Antara Wifi dengan Bluetooth

Wifi VS Bluetooth
Sebagian besar dari kita juga menyadari kenyataan, bahwa wi-fi dan bluetooth nirkabel keduanya standar dan menggunakan gelombang pada frekuensi radio untuk tujuan transmisi. Ini adalah alasan mengapa banyak dari kita yang bingung antara dua teknologi, dan berpikir bahwa mereka menyelesaikan tujuan yang sama. Namun ada, banyak perbedaan antara wi-fi dan bluetooth. Di sini, dalam artikel ini, saya akan mencoba menjelaskan perbedaan-perbedaan ini kepada Anda. Apa Perbedaan Antara Wi-Fi dan Bluetooth Baik wi-fi (wireless fidelity) dan standar bluetooth didasarkan pada protokol terpisah. Hal ini menimbulkan perbedaan antara wi-fi dan bluetooth, yang menyebabkan bidang aplikasi mereka berubah drastis. Mari kita coba untuk memahami perbedaan antara wi-fi dan teknologi bluetooth, membandingkan dan kontras mereka, di berbagai aspek kerja mereka.

Jangkauan
Wi-fi telah menjadi favorit untuk membuat LAN (Local Area Network) di rumah-rumah dan kantor, tepat dari waktu dari pengenalan. Hal ini sangat jelas bahwa proses di rumah menjadi mudah, jika anda tidak perlu mengintegrasikan kabel LAN di sistem anda untuk membentuk jaringan, untuk berbagi koneksi internet. Di kantor, penggunaan LAN nirkabel menyebabkan pengurangan biaya instalasi LAN. Kisaran wi-fi adalah maka cukup tinggi, sekitar 300 meter dari simpul jaringan nirkabel. Bluetooth, di sisi lain memiliki jarak sekitar 30 kaki.

Standar
Seperti telah disebutkan, bluetooth dan wi-fi bekerja pada standar yang berbeda. Baru-baru ini instalasi wi-fi didasarkan pada standar 802.11n. Perangkat Bluetooth yang saat ini mengikuti standar 2,0 bluetooth.

Sambungan dan Instalasi
perangkat Bluetooth tidak memerlukan instalasi atau konfigurasi. Kerja dari perangkat bluetooth sangat sederhana dan dengan demikian mereka tidak perlu dikonfigurasi. Anda bisa langsung memilih perangkat diaktifkan bluetooth lain, untuk yang Anda inginkan untuk mentransfer data. Jika Anda ingin mengaktifkan fasilitas bluetooth di komputer pribadi anda, maka semua yang harus Anda lakukan adalah dengan hanya membeli adaptor bluetooth. Bluetooth dongle yang datang bersama dengan setup CD dan Anda dapat menginstal setup, untuk mendapatkan bluetooth anda diaktifkan. Namun, wi-fi memerlukan beberapa konfigurasi. Untuk wi-fi jaringan diaktifkan, anda perlu menginstal router dan modem.
Jenis Jaringan Wi-fi digunakan untuk pembentukan LAN nirkabel (Local Area Network). Sejumlah besar komputer desktop dan laptop dapat dihubungkan dengan menggunakan wi-fi, di mana sebagai, Anda tidak dapat membentuk suatu Local Area Network (LAN), dalam kasus bluetooth. Bluetooth memungkinkan Anda untuk membentuk PAN (Personal Area Network).

Data Transfer
Perbedaan lain antara wi-fi dan bluetooth adalah bahwa, kecepatan transfer data untuk bluetooth ini jauh lebih tinggi dari wi-fi. Menggunakan Bluetooth, Anda dapat mentransfer data dengan kecepatan 800 kbps, dimana, wi-fi adalah data yang rentan terhadap kerugian dan karenanya memiliki kecepatan lebih rendah. Jika anda terhubung ke Internet menggunakan wi-fi, kecepatan download Anda akan lebih kecil dari apa yang akan Anda dapatkan ketika Anda terhubung menggunakan internet broadband.

Aplikasi Wi-Fi dan Bluetooth
Karena semua perbedaan yang disebutkan di atas, terdapat perbedaan antara wi-fi dan bluetooth, di bagian aplikasi mereka juga. Bluetooth digunakan untuk data dan file transfer, dari satu perangkat ke perangkat yang lain. Anda dapat mengakses mengaktifkan bluetooth printer dari komputer Anda, menggunakannya. Menggunakan wi-fi, Anda tidak hanya dapat membuat transfer data kecil, tetapi Anda dapat mengakses database dan software yang terletak di beberapa mesin lain dalam jaringan juga. Akses internet nirkabel juga dapat diberikan kepada semua komputer dalam LAN nirkabel. Dalam kasus Bluetooth, hal ini tidak mungkin. Namun, Anda dapat menghubungkan komputer memungkinkan bluetooth ke internet, jika Anda dapat mengakses internet dengan GPRS dalam Anda mengaktifkan bluetooth telepon seluler.

contoh wifi router
ini bluetooth headset ya, bukan alat bantu dengar


Wi-fi adalah teknologi yang telah dipakai lebih lama, dibandingkan dengan bluetooth. Hampir semua komputer yang diproduksi saat ini memiliki kartu LAN nirkabel terpasang di dalamnya. Bluetooth adalah teknologi yang relatif baru. Tapi ponsel dan laptop produsen telah mulai mengintegrasikan fasilitas ini dalam perangkat yang mereka produksi. Perbedaan utama antara wi-fi dan bluetooth, karena bluetooth yang tidak digunakan seluas wi-fi, adalah jangkauan. Jika tidak, standar bluetooth dikenal sangat baik, karena kecepatan transfer data yang tinggi dan keamanan data yang menyediakan.

Oke cukup sekian postingan gw kali ini. Nggak lupa gw juga berterima kasih yang sebesar-besanya buat pemilik site ini , ini, dan juga ini atas kerendahan hatinya mau berbagi ilmu di dunia maya ini. Because science is belong to human being right?

Mister Kepo disini undur diri, dan SALAM KEIKINIAN!!!

Sekilas Tentang Bluetooth

Hi there!

Balik lagi ke blog gw di Celotehan si Mister Kepo. Pada postingan kedua kali ini mau gw isi dengan materi-materi yang agak berat nih (#ciiieeeeiillaaaahhh...), yang salah satunya memang berkaitan dengan tugas mata kuliah Sistem Informasi Manajemen Keuangan.

Sebenernya tugas kali ini itu bisa dibilang sudah berhubungan erat sama dunia kita sehari-hari. Apalagi sekarang udah tahun 2012, tahun dimana smartphone, tablet, dan gadget-gadget lain merajalela. Bisa dibilang hampir semua orang punya deh yang namanya smartphone. Kalau lagi jalan kemana gitu misal ke mall, pasti banyak orang yang nenteng BlackBerry, atau handphone-handphone merk lain yang entah dipakai atau cuma jadi pajangan doang. Gak cuma di mall aja, di kampus, warteg, pasar, even ada beberapa orang yang ke kamar mandi pun masih juga nentengin smartphone-nya itu, termasuk gw. wakakakakakakakakakka :-p 

Eits, tapi jangan salah dulu, kalo gw bawa hape gw ke kamar mandi itu buat muter lagu, bukan buat ngeliat yang macem-macem ya. Kenapa muter lagu? karena hanya di kamar mandi itulah gw bisa dikatakan menjadi the real singer for my self. #plaaaakkkkkk #lemparduit...

Tuh kan jadi ngelantur ga jelas. Oke balik lagi ke topik kita. Kali ini gw bakal ngejelasin tentang perbedaan antara bluetooth dan juga wifi. 

Tentang Bluetooth

Bluetooth, jangan diartiin harafiah sebagai "gigi biru", adalah spesifikasi industri untuk jaringan kawasan pribadi (personal area networks atau PAN) tanpa kabel. Nama "bluetooth" berasal dari nama raja di akhir abad sepuluh, Harald Blatand yang di Inggris juga dijuluki Harald Bluetooth kemungkinan karena memang giginya berwarna gelap. Ia adalah raja Denmark yang telah berhasil menyatukan suku-suku yang sebelumnya berperang, termasuk suku dari wilayah yang sekarang bernama Norwegia dan Swedia. Bahkan wilayah Scania di Swedia, tempat teknologi bluetooth ini ditemukan juga termasuk daerah kekuasaannya. Kemampuan raja itu sebagai pemersatu juga mirip dengan teknologi bluetooth sekarang yang bisa menghubungkan berbagai peralatan seperti komputer personal dan telepon genggam. Sedangkan logo bluetooth berasal dari penyatuan dua huruf Jerman yang analog dengan huruf H dan B (singkatan dari Harald Bluetooth), yaitu H-rune.gif (Hagall) dan Runic letter berkanan.png (Blatand) yang kemudian digabungkan.

Bluetooth menghubungkan dan dapat dipakai untuk melakukan tukar-menukar informasi di antara peralatan-peralatan. Spesifiksi dari peralatan Bluetooth ini dikembangkan dan didistribusikan oleh kelompok Bluetooth Special Interest Group. Bluetooth beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 Ghz dengan menggunakan sebuah frequency hopping traceiver yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan suara secara real time antara host-host bluetooth dengan jarak terbatas.Kelemahan teknologi ini adalah jangkauannya yang pendek dan kemampuan transfer data yang rendah.

Awal mula dari Bluetooth adalah sebagai teknologi komunikasi wireless (tanpa kabel) yang beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 GHz unlicensed ISM (Industrial, Scientific and Medical) dengan menggunakan sebuah frequency hopping tranceiver yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan suara secara real-time antara host-host bluetooth dengan jarak jangkauan layanan yang terbatas (sekitar 10 meter). Bluetooth berupa card yang menggunakan frekuensi radio standar IEEE 802.11 dengan jarak layanan yang terbatas dan kemampuan data transfer lebih rendah dari card untuk Wireless Local Area Network (WLAN).
Pembentukan Bluetooth dipromotori oleh 5 perusahaan besar Ericsson, IBM, Intel, Nokia dan Toshiba membentuk sebuah Special Interest Group (SIG) yang meluncurkan proyek ini. Pada bulan Juli 1999 dokumen spesifikasi bluetooth versi 1.0 mulai diluncurkan. Pada bulan Desember 1999 dimulai lagi pembuatan dokumen spesifikasi bluetooth versi 2.0 dengan tambahan 4 promotor baru yaitu 3Com, Lucent Technologies, Microsoft dan Motorola. Saat ini, lebih dari 1800 perusahaan di berbagai bidang bergabung dalam sebuah konsorsium sebagai adopter teknologi bluetooth. Walaupun standar Bluetooth SIG saat ini ‘dimiliki’ oleh grup promotor tetapi ia diharapkan akan menjadi sebuah standar IEEE (802.15)

 System kerja Bluetooth

Protokol bluetooth menggunakan sebuah kombinasi antara circuit switching dan packet switching. Bluetooth dapat mendukung sebuah kanal data asinkron, tiga kanal suara sinkron simultan atau sebuah kanal dimana secara bersamaan mendukung layanan data asinkron dan suara sinkron. Setiap kanal suara mendukung sebuah kanal suara sinkron 64 kb/s. Kanal asinkron dapat mendukung kecepatan maksimal 723,2 kb/s asimetris, dimana untuk arah sebaliknya dapat mendukung sampai dengan kecepatan 57,6 kb/s. Sedangkan untuk mode simetris dapat mendukung sampai dengan kecepatan 433,9 kb/s. Sebuah perangkat yang memiliki teknologi wireless bluetooth akan mempunyai kemampuan untuk melakukan pertukaran informasi dengan jarak jangkauan sampai dengan 10 meter (~30 feet). Sistem bluetooth menyediakan layanan komunikasi point to point maupun komunikasi point to multipoint. 

module bluetooth
Produk bluetooth dapat berupa PC card atau USB adapter yang dimasukkan ke dalam perangkat. Perangkat-perangkat yang dapat diintegerasikan dengan teknologi bluetooth antara lain : mobile PC, mobile phone, PDA (Personal Digital Assistant), headset, kamera, printer, router dan sebagainya. Aplikasi-aplikasi yang dapat disediakan oleh layanan bluetooth ini antara lain : PC to PC file transfer, PC to PC file synch ( notebook to desktop), PC to mobile phone, PC to PDA, wireless headset, LAN connection via ethernet access point dan sebagainya.

dengan bluetooth, kita bisa menyambungkan beberapa gadget untuk bertukar file atau melakukan sinkronisasi
Sistem bluetooth terdiri dari sebuah radio transceiver, baseband link controller dan sebuah link manager. Baseband link controller menghubungkan perangkat keras radio ke base band processing dan layer protokol fisik. Link manager melakukan aktivitas-aktivitas protokol tingkat tinggi seperti melakukan link setup, autentikasi dan konfigurasi. Secara umum blok fungsional pada sistem bluetooth dapat dilihatseperti di bawah ini:
sistem kerja bluetooth

Dari beberapa penjelasan di atas, terlihat bahwa bluetooth mampu menawarkan solusi yang cukup efektif dan efisien di dalam memberikan layanan kepada user untuk melakukan transfer data dengan kecepatan kurang dari 1 Mbit/s dan jangkauan yang relatif pendek. Teknologi bluetooth masih memungkinkan untuk terus berkembang menuju kematangan baik dari sisi standarisasi maupun aplikasi yang dapat diterapkan. Dengan pertimbangan bahwasannya bluetooth mampu menyediakan berbagai macam aplikasi dan layanan dan dengan biaya yang relatif murah, mudah dalam pengoperasian, interoperability yang menjanjikan serta didukung oleh berbagai vendor besar di bidang telekomunikasi maupun komputer, dan lebih dari 1800 perusahaan telah bergabung sebagai adopter teknologi ini, maka tidak mustahil teknologi bluetooth suatu saat akan menjadi salah satu primadona untuk digunakan baik untuk keperluan rumah tangga atau perkantoran/bisnis. 

Oke, cukup sekian kayaknya postingan gw kali ini, soalnya ntar bakalan dilanjut sama postingan yang lain juga. FYI, postingan gw disini itu diambil dari beberapa sumber yang gw temuin di google. I'm not that super genius yang bisa dengan gamblang menjelaskan tentang bluetooth secara jelas dan mendalam. So sebagai cowok yang gentle, gw mau berterima kasih kepada beberapa sumber diantaranya dari site ini , ini, dan ini yang atas kerendahan hatinya bersedia untuk memposting tulisannya sehingga bermanfaat bagi orang lain (bagi saya juga tentunya, wkwkwkwkwkwkwk)...

Mister Kepo disini undur diri, SALAM KEKINIAN!!!!


Postingan Pertama

Hi there!

 
Salam kenal buat kalian semua yang baru buka blog ini. Atau buat kalian yang nggak sengaja menemukan blog ini di google search mungkin. Atau mungkin juga buat kalian yang udah gw paksa buat buka blog baru gw. Pokoknya salam kenal deh.

Perkenalkan, nama gw Tsani Rozak Budiarto. Atau beberapa orang lebih mengenal gw sebagai Tsani Rozak Bublé. Dibacanya buble ya, bukan bubel. Nama itu juga yang gw pake buat nama Facebook gw. Banyak orang tanya apa arti nama belakang gw itu, dan kenapa gw pake nama itu. Sebenernya gak apa-apa juga sih gw pake nama itu. Nama belakang gw kan Budiarto, dan Budiarto itu nama marga gw, nama keluarga lah istilahnya. Sedangkan nama buble itu adalah mana belakang penyanyi Michael Buble, yang terkenal dengan lagun-lagunya yang jazzy banget dan suaranya yang bagus itu. Harapan gw sih pake nama itu biar suara gw bisa sama lah kayak si mister buble itu, atau minimal mirip-mirip 11-12 gitu. Tapi tau deh kenyataannya gimana, orang suara gw amburadul gini. Tapi biar gimanapun tetep pede aja lagi. wkwkwkwkwkwk, #plaaaakkkk

Sebenernya di postingan pertama ini gw juga bingung mau nulis apaan. Because this is the first time i blogging since my second grade on high school, by the other words it means almost 4 years ago. Sama seperti alasan gw membuat blog ini, dulu pas SMA kelas 2 gw dikasih tugas sama bu guru TIK untuk membuat sebuah blog yang atraktif dan menarik, dan ternyata hasilnya amburadul deh ga jelas gitu. Dan sekarang alasan gw membuat blog baru itu karena gw juga dapet tugas dari dosen mata kuliah Sistem Informasi Manajemen Keuangan di tingkat 2 ini, suruh membuat blog tentunya. Tujuan awalnya si biar nanti kalau ada tugas kuliah bisa di posting di blog ini, jadi pak dosen tinggal buka blog mahasiswanya dan menilai dari situ. Tapi siapa tau karena gw udh susah-susah membuat blog ini, jadi mungkin jangan heran kalau di blog ini bakalan gw isi dengan postingan-postingan ga jelas gitu. Soalnya sebenernya si gw juga hobi nulis, cuma mungkin selama ini ga kepikiran buat nulis di blog gitu, alhasil buku kuliah gw penuh dengan coretan-coretan ga jelas, yang seharusnya gw isi dengan catatan materi-materi kuliah. So, terima kasih buat pak dosen karena tugasnya yang satu ini, telah membangkitkan jiwa menulis saya pada tempat yang benar. (#ciiieeeeiiiillaaaaahhhh). Semoga si tulisan gw nantinya bermanfaat gitu buat khalayak ramai. wkwkwkwkw :p

Oke sekarang tanggal 1 April 2012, april mop tentunya dan ternyata BBM ga jadi naik. jadi selamat menikmati BBM bersubsidi ya semuanya! cukup sekian dulu postingan gw kali ini, soalnya udah ditunggu temen  di Festival Budaya Nusantara yang lagi happening di STAN. so, sekian dulu postingan gw malem ini, semoga ada manfaat yang dapat kalian ambil dari blog gw ini (yakali bermanfaat, #plaaaakkk). Cukup sekian dan wassalam....

SALAM KEKINIAN! :-P


Total Pageviews

@tsanirozak. Powered by Blogger.

Followers

Blogroll

Blogger news

Search This Blog