Sekilas Tentang Bluetooth
Hi there!
Balik lagi ke blog gw di Celotehan si Mister Kepo. Pada postingan kedua kali ini mau gw isi dengan materi-materi yang agak berat nih (#ciiieeeeiillaaaahhh...), yang salah satunya memang berkaitan dengan tugas mata kuliah Sistem Informasi Manajemen Keuangan.
Sebenernya tugas kali ini itu bisa dibilang sudah berhubungan erat sama dunia kita sehari-hari. Apalagi sekarang udah tahun 2012, tahun dimana smartphone, tablet, dan gadget-gadget lain merajalela. Bisa dibilang hampir semua orang punya deh yang namanya smartphone. Kalau lagi jalan kemana gitu misal ke mall, pasti banyak orang yang nenteng BlackBerry, atau handphone-handphone merk lain yang entah dipakai atau cuma jadi pajangan doang. Gak cuma di mall aja, di kampus, warteg, pasar, even ada beberapa orang yang ke kamar mandi pun masih juga nentengin smartphone-nya itu, termasuk gw. wakakakakakakakakakka :-p
Eits, tapi jangan salah dulu, kalo gw bawa hape gw ke kamar mandi itu buat muter lagu, bukan buat ngeliat yang macem-macem ya. Kenapa muter lagu? karena hanya di kamar mandi itulah gw bisa dikatakan menjadi the real singer for my self. #plaaaakkkkkk #lemparduit...
Tuh kan jadi ngelantur ga jelas. Oke balik lagi ke topik kita. Kali ini gw bakal ngejelasin tentang perbedaan antara bluetooth dan juga wifi.
Tentang Bluetooth
Bluetooth, jangan diartiin harafiah sebagai "gigi biru", adalah spesifikasi industri untuk jaringan kawasan pribadi (personal area networks
atau PAN) tanpa kabel. Nama "bluetooth" berasal dari nama raja di akhir abad sepuluh, Harald Blatand yang di Inggris juga dijuluki Harald Bluetooth kemungkinan karena memang giginya berwarna gelap. Ia adalah raja Denmark yang telah berhasil menyatukan suku-suku yang sebelumnya berperang, termasuk suku dari wilayah yang sekarang bernama Norwegia dan Swedia. Bahkan wilayah Scania
di Swedia, tempat teknologi bluetooth ini ditemukan juga termasuk
daerah kekuasaannya. Kemampuan raja itu sebagai pemersatu juga mirip
dengan teknologi bluetooth sekarang yang bisa menghubungkan berbagai
peralatan seperti komputer personal dan telepon genggam. Sedangkan logo bluetooth berasal dari penyatuan dua huruf Jerman yang analog dengan huruf H dan B (singkatan dari Harald Bluetooth), yaitu
(Hagall) dan
(Blatand) yang kemudian digabungkan.
Bluetooth menghubungkan dan dapat dipakai untuk
melakukan tukar-menukar informasi di antara peralatan-peralatan.
Spesifiksi dari peralatan Bluetooth ini dikembangkan dan didistribusikan
oleh kelompok Bluetooth Special Interest Group. Bluetooth beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 Ghz dengan menggunakan sebuah frequency hopping traceiver
yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan suara secara real
time antara host-host bluetooth dengan jarak terbatas.Kelemahan
teknologi ini adalah jangkauannya yang pendek dan kemampuan transfer
data yang rendah.
Awal mula dari Bluetooth adalah sebagai teknologi komunikasi wireless (tanpa kabel) yang beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 GHz unlicensed ISM (Industrial, Scientific and Medical) dengan menggunakan sebuah frequency hopping tranceiver yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan suara secara real-time
antara host-host bluetooth dengan jarak jangkauan layanan yang terbatas
(sekitar 10 meter). Bluetooth berupa card yang menggunakan frekuensi radio standar IEEE 802.11 dengan jarak layanan yang terbatas dan kemampuan data transfer lebih rendah dari card untuk Wireless Local Area Network (WLAN).
Pembentukan Bluetooth dipromotori oleh 5 perusahaan besar Ericsson, IBM, Intel, Nokia dan Toshiba membentuk sebuah Special Interest Group (SIG)
yang meluncurkan proyek ini. Pada bulan Juli 1999 dokumen spesifikasi
bluetooth versi 1.0 mulai diluncurkan. Pada bulan Desember 1999 dimulai
lagi pembuatan dokumen spesifikasi bluetooth versi 2.0 dengan tambahan 4
promotor baru yaitu 3Com, Lucent Technologies, Microsoft dan Motorola.
Saat ini, lebih dari 1800 perusahaan di berbagai bidang bergabung dalam
sebuah konsorsium sebagai adopter teknologi bluetooth. Walaupun standar
Bluetooth SIG saat ini ‘dimiliki’ oleh grup promotor tetapi ia
diharapkan akan menjadi sebuah standar IEEE (802.15)
System kerja Bluetooth
Protokol bluetooth menggunakan sebuah kombinasi antara circuit switching
dan packet switching. Bluetooth dapat mendukung sebuah kanal data asinkron,
tiga kanal suara sinkron simultan atau sebuah kanal dimana secara bersamaan
mendukung layanan data asinkron dan suara sinkron. Setiap kanal suara mendukung
sebuah kanal suara sinkron 64 kb/s. Kanal asinkron dapat mendukung kecepatan
maksimal 723,2 kb/s asimetris, dimana untuk arah sebaliknya dapat mendukung
sampai dengan kecepatan 57,6 kb/s. Sedangkan untuk mode simetris dapat
mendukung sampai dengan kecepatan 433,9 kb/s. Sebuah perangkat yang memiliki teknologi wireless bluetooth akan mempunyai
kemampuan untuk melakukan pertukaran informasi dengan jarak jangkauan sampai
dengan 10 meter (~30 feet). Sistem bluetooth menyediakan layanan komunikasi
point to point maupun komunikasi point to multipoint.
![]() |
| module bluetooth |
![]() |
| dengan bluetooth, kita bisa menyambungkan beberapa gadget untuk bertukar file atau melakukan sinkronisasi |
![]() |
| sistem kerja bluetooth |
Dari beberapa penjelasan di atas, terlihat bahwa bluetooth mampu menawarkan
solusi yang cukup efektif dan efisien di dalam memberikan layanan kepada
user untuk melakukan transfer data dengan kecepatan kurang dari 1 Mbit/s
dan jangkauan yang relatif pendek. Teknologi bluetooth masih memungkinkan
untuk terus berkembang menuju kematangan baik dari sisi standarisasi maupun
aplikasi yang dapat diterapkan. Dengan pertimbangan bahwasannya bluetooth
mampu menyediakan berbagai macam aplikasi dan layanan dan dengan biaya
yang relatif murah, mudah dalam pengoperasian, interoperability yang menjanjikan
serta didukung oleh berbagai vendor besar di bidang telekomunikasi maupun
komputer, dan lebih dari 1800 perusahaan telah bergabung sebagai adopter
teknologi ini, maka tidak mustahil teknologi bluetooth suatu saat akan
menjadi salah satu primadona untuk digunakan baik untuk keperluan rumah
tangga atau perkantoran/bisnis.
Oke, cukup sekian kayaknya postingan gw kali ini, soalnya ntar bakalan dilanjut sama postingan yang lain juga. FYI, postingan gw disini itu diambil dari beberapa sumber yang gw temuin di google. I'm not that super genius yang bisa dengan gamblang menjelaskan tentang bluetooth secara jelas dan mendalam. So sebagai cowok yang gentle, gw mau berterima kasih kepada beberapa sumber diantaranya dari site ini , ini, dan ini yang atas kerendahan hatinya bersedia untuk memposting tulisannya sehingga bermanfaat bagi orang lain (bagi saya juga tentunya, wkwkwkwkwkwkwk)...
Mister Kepo disini undur diri, SALAM KEKINIAN!!!!
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Total Pageviews
@tsanirozak. Powered by Blogger.



0 comments:
Post a Comment